Penyelenggaraan Simposium Internasional “Quo Vadis Development Communication” oleh FORKAPI

Bogor – Simposium Internasional Komunikasi Pembangunan bertajuk “Quo Vadis Development Communication” diselenggarakan pada Kamis, 12 Oktober 2017 mulai pukul 8.00 WIB berlokasi di Auditorium Andi Hakim Nasution. Acara ini terselenggara berkat kerja sama Forum Komunikasi Pembangunan Indonesia (Forkapi) dengan Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat (SKPM) IPB. Ketua Panitia, Dr. David Rizar Nugroho, menyatakan tiga tujuan yang ingin dicapai melalui penyelenggaraan simposium internasional ini yaitu membumikan paradigma komunikasi pembangunan; menggali konsep baru dalam bidang komunikasi pembangunan; serta menghimpun para praktisi, akademisi, maupun pemangku kepentingan untuk mengembangkan konsep baru komunikasi pembangunan.

Pada penyelenggaraan simposium internasional ketiga kalinya ini, hadir tiga narasumber yaitu Prof. Dr. Alexander G. Flor (University of the Philippines – Open University); Prof. Dr. H. Hafied Cangara (Universitas Hasanuddin); dan Dr. Djuara Lubis (Institut Pertanian Bogor). Moderator adalah Ir. Yatri Indah Kusumastuti, M.Si yang merupakan Kepala Biro Hukum, Promosi, dan Humas IPB. Acara dibuka oleh Dekan Fakultas Ekologi Manusia, Dr. Arif Satria (kini menjadi rektor). Ia menyebutkan ada banyak perubahan yang terjadi pada komunikasi di era digital ini.

Forkapi sebagai sebuah lembaga profesi diharapkan dapat memberikan kontribusinya dalam mengubah pandangan mengenai komunikasi pembangunan. Komunikasi pembangunan tidak lagi dicap sebagai teori usang yang kurang diperlukan. Komunikasi pembangunan justru diperlukan sebagai sebuah alat untuk melakukan perubahan sosial yang tidak lagi berkonsep top-down melainkan bottom up. Masyarakat bukan lagi menjadi objek melainkan subjek dari pembangunan itu sendiri.

Simposium Internasional “Quo Vadis Development Communication” diselenggarakan bersama rangkaian kegiatan lain yaitu Kongres Ke-2 Forkapi dan “Tribute for Prof. Dr. Aida Vitayala S. Hubeis: 70 Tahun Guru Besar Ilmu Komunikasi Pembangunan IPB, Dedikasi dan Pengabdian Sang Pendidik kepada Ilmu Pengetahuan dan Almamater Tercinta”. Acara ini diselenggarakan sebagai bentuk penghormatan Forkapi terhadap Prof. Dr. Aida Vitayala S Hubeis yang telah memasuki masa purna bakti sekaligus sebagai Mantan Ketua Forkapi dan salah satu pencetus berdirinya lembaga profesi ini pada 1999.

Kongres Ke-2 Forkapi dilakukan sebagai salah satu upaya menghidupkan kembali lembaga profesi ini sekaligus pelantikan pengurus baru. Forkapi berupaya melakukan regenerasi pengurus organisasi agar sesuai dengan napas pembaharuan paradigma komunikasi pembangunan. Harapannya, kader-kader baru Forkapi dapat melanjutkan pekerjaan rumah pada pendahulunya untuk terus memajukan bidang komunikasi pembagunan di Indonesia. Kongres ini juga merupakan langkah awal dari kegiatan Forkapi selanjutnya yaitu menggandeng sivitas akademika dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dengan melakukan kerja sama di berbagai seminar nasional komunikasi pembangunan. (ESW)

Leave a reply